Breaking News
Loading...
Rabu, Juli 02, 2014

Info Post

Lembaga Survei Jakarta (LSJ) merilis hasil survei akan tingkat elektabilitas capres dan cawapres hari ini. Berdasarkan penelitian LSJ, tingkat elektabilitas Prabowo-Hatta menyalip elektabilitas pasangan Jokowi-JK.

"Pasangan Prabowo-Hatta dengan elektabilitas 47,5 persen dan Jokowi-JK 41,3 persen," kata peneliti utama LSJ Ikhsan Rosidi saat meluncurkan hasil survei di Hotel Sari Pan Pasifik, Jakarta, Selasa (1/7).

Akan tetapi pemilih yang belum menentukan pilihan atau undecided voters yang ditemukan dalam survei ini masih cukup signifikan yakni sebesar 11,2 persen. Maka segala kemungkinan masih bisa terjadi.

"Bisa saja jika Tim Pemenangan Prabowo-Hatta lengah dan terlena dengan peningkatan elektabilitasnya, pasangan Jokowi-JK bisa menyodok menjadi pemenang Pilpres 9 Juli nanti," jelas Ikhsan.

Adapun penyebab elektabilitas Prabowo-Hatta menjadi tinggi, Ikhsan menjelaskan, bahwa partai pengusung yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih bekerja secara maksimal. Berbeda dengan partai pengusung Jokowi-JK yang dianggapnya kurang maksimal dalam pemenangan.

"Secara agregat, mesin partai pengusung Jokowi-JK baru bergerak 55,5 persen jauh dibawah kinerja mesin partai pendukung Prabowo-Hatta yang sudah bergerak 70,4 persen. Dengan fakta ini dapat dimaklumi apaliba elektabilitas Jokowi-JK cenderung tidak beranjak sejak pasangan tersebut terbentuk dan didukung oleh lima partai," terang Ikhsan.

Survei LSJ sendiri dilaksanakan dari tanggal 18-27 Juni 2014 di 34 Provinsi di seluruh Indonesia. Jumlah responden yang dilibatkan 1.240 responden dan mereka yang telah memiliki hak pilih pada Pilpres 9 Juli nanti. Survei menggunakan teknik pencuplikan secaramulti stage random sampling dan margin of error 2,8 persen. Sedangkan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.[rmol]

_____

LIKE and SHARE

.......... BACA SELANJUTNYA