Breaking News
Loading...
Rabu, Desember 17, 2014

Info Post
Semoga tidak hanya sekedar janji, namun terealisasi, ya Pak... 

TARAKAN - Presiden Jokowi menyebutkan kunci kesuksesan pembangunan perbatasan bukan semata-mata terletak pada potensi sumber daya alam (SDA), tapi juga pada ketepatan kebijakan publik oleh pemerintah Pusat.

“Kalau ada kebijakan publik yang baik dan tepat Kaltara itu maju, bukan karena SDA. Kebijakan publik itu apa, artinya mendesain provinsinya untuk menjadi apa, mendesain kabupaten dan kotanya untuk menjadi apa. Desainnya dulu jelas. Perencanaan dulu jelas, visi ke depan juga jelas. Dan kebijakan publiknya mendukung untuk mencapai itu (percepatan pembangunan),” sebut Presiden Jokowi saat berkesempatan diwawancarai di VIP Room Bandara Juwata Tarakan sesaat setelah mendarat dari kunjungan di perbatasan, Nunukan, (16/12) sekitar pukul 15.45 wita.

Jokowi berjanji bakal mulai menggarap perbatasan tahun depan. Langkahnya, memangkas kewenangan kementerian yang mengurusi perbatasan. Jika sejauh ini perbatasan diurusi 27 kementerian, Jokowi bakal memfokuskan hanya tiga kementerian yang mengurusi pembangunan perbatasan. Diperkirakan kementerian tersebut yakni Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, dan Bappenas.

“Kelemahan kita selama ini, perbatasan itu diserahkan kepada 27 kementerian.  Anggarannya 16 triliun tersebar. Ini tidak fokus. Ke depan kita fokus saja, mungkin dua atau tiga kementerian fokus urusi itu (perbatasan), baik fisinya maupun masyarakatnya. 16 triliun itu bukan uang sedikit,” jelasnya.

Setibanya di Jakarta, Jokowi berjanji bakal segera menindaklanjuti pertanggungjawaban anggaran Rp 16 triliun tersebut. Sebab kata Jokowi, pembangunan perbatasan hasil pantauannya dapat dikatakan tidak berbekas. “Ini pulang mau kita tindaklajuti lagi. Siapa yang bertanggungjawab terhadap anggaran sebesar itu. Kalau (kementerian) sini ada, sini ada, ya baunya ada ngga kelihatan,” ujarnya.

Berdasarkan hasil kunjungannya ke perbatasan, Jokowi juga berjanji bakal memprioritaskan pembangunan infrastruktur di perbatasan. Menurutnya, jika infrastruktur perbatasan telah maju, hal ini juga akan menunjang kesejahteraan masyarakat perbatasan.

“Kita tidak berbicara penambahan anggaran, tetapi sekali lagi kebijakan publik yang baik dan tepat, yang di dalamnya kebijakan pengunaan anggaran (bagi perbatasan) yang tepat,” ucapnya. (tribunnews)

_____

LIKE and SHARE

.......... BACA SELANJUTNYA