Breaking News
Loading...
Rabu, Desember 17, 2014

Info Post
Indosat
JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, menyesalkan pernyataan Menteri BUMN Rini Soemarno terkait rencana penjualan Gedung BUMN yang berada di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
"Saya kira perlu disampaikan. Soal penjualan aset BUMN itu jangan sampailah. Kalau dari kami kita akan pertahankan, jangan sampai ada penjualan BUMN," kata Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (16/12/2014).
Dikatakan Fadli, Rini belum berkomuniasi dengan pihaknya terkait hal tersebut.
Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra tersebut bahkan sempat menyindir rencana Presiden Joko Widodo saat kampanye yang berjanji akan membeli kembali (buyback) saham Indosat.
"Kan janji Presiden mau buyback Indosat. Nanti kita akan tagih janji itu," lanjutnya.(tribunnews)

Jokowi Lempar Ide Beli Kembali Indosat yang Dijual Megawati, Ini Tanggapan Pemilik Baru
Presiden Republik Indonesia terpilih, Joko Widodo (akrab disebut Jokowi) sempat mengutarakan gagasan untuk membeli kembali (buyback) saham Indosat dalam debat capres 2014 lalu. Lalu apa pendapat Ooredoo sebagai pemegang saham mayoritas Indosat saat ini?

Dijumpai dalam acara temu media di Yogyakarta, Jumat (5/9/2014), CEO Ooredoo yang sekaligus menjabat sebagai Komisaris Indosat, Dr. Nasser Marafih mengatakan, hingga kini belum ada pembicaraan langsung antara Pemerintah RI dengan Ooredoo.

Namun demikian, Nasser juga menegaskan bahwa saat ini tidak ada rencana dari Ooredoo untuk menjual saham Indosat.

"Saat ini kami tidak memiliki rencana untuk menjual sahamIndosat, karena Indosat menjadi aset penting dan strategis bagi grup Ooredoo, ini investasi jangka panjang," ujarnya.

Untuk diketahui, Ooredoo menjadi pemegang saham mayoritas di tubuh Indosat dengan 65 persen saham. Pemerintah Indonesia sendiri memiliki 14,29 persen saham Indosat.

Indosat memang menjadi aset yang penting bagi Ooredoo. Saat ini jumlah pelanggan Ooredoo yang berasal dari salah satu operator terbesar di Indonesia itu mencapai 65 persen.

Ooredoo yang memiliki anak usaha di 16 negara ini mengklaim memiliki 90 juta pelanggan. Sekitar 60 juta di antaranya berasal dari pelanggan Indosat.

Kontribusi Indosat terhadap pemasukan grup Ooredoo juga tergolong tinggi. Dr. Nasser mengatakan Indosat menyumbang 25 persen dari total pendapatan Ooredoo pada tahun 2013 lalu.

Sementara Chairman Ooredoo Group, Sheikh Abdullah Bin Mohammed Bin Saud Al Thani mengatakan, Ooredoo akan bekerjasama dengan pemerintah Indonesia sebagai rekan kerja.

"Ini (investasi ooredoo) bukan hanya kerja sama antar dua perusahaan, namun juga menjadi kerja sama antar dua negara," demikian terang Sheikh Abdullah. (Reska Nistanto)

_____

LIKE and SHARE

.......... BACA SELANJUTNYA