Breaking News
Loading...
Selasa, Mei 27, 2014

Info Post
Ada seorang kenalan yg sering ngomong jgn masukan agama ke ranah politik dan politik ke ranah agama, orang bersangkutan benci banget dgn partai Islam terutama p*s karena melakukan itu semua, sampai2 ketika tokoh p*s jadi khatib jumat dimasjid kantornya dia sampai walk out pindah masjid, padahal orng bersangkutan sering ngomong janganlah mengkafirkan Ahmadiyah dan menganggap Syiah sesat, jangan memvonis orang lain, karena yg berhak melakukan itu semua hanyalah Tuhan, Laaahhh... dia sendiri sampai walk out pindah masjid pas jumatan gara2 khatibnya tokoh p*s.

Ada juga orang yg sering ngomong jgn jadikan islam sebagai komoditas politik, dia bilang partai islam korup, umat islam cuman dibodohi utk milih, ketika sdh terpilih ikutan korupsi. Padahal dia sendiri gak punya data jumlah partai islam yg korupsi dan kerugian negaranya, faktanya sedikit dibandingkan partai ideoligi lain, dipikirannya partai islam itu gak boleh berdosa, harus bener terus. Klo sekali melakukan perbuatan dosa maka itu sama dgn menggunakan islam sebagai komoditas, munafik, gak bermoral
Tapi dia gak pernah mensoroti partai nasionalis, yg saking nasionalisnya tega jual aset negara, yg saking nasionalisnya koruptornya banyak dan kerugian negaranya pun luar biasa, yg saking nasionalisnya mendekati ulama dan pesantren ketika menjelang pemilu saja, tiba2 shalatnya di publikasikan, mau jadi imam di shalat dzuhur, tiba2 berjilbab padahal sehari2nya membuka aurat, tiba2 fasih mengatakan komit terhadap Islam sebagai rahmatan lil alamin padahal di lain sisi menolak uu pornografi, uu bank syariah, uu produk halal, menolok penutupan dolly, yg saking nasionalisnya menggunakan fasilitas negara utk kampanye. Tapi Gak pernah dia bilang partai nasionalis menjadikan nasionalis sebagai barang dagangan politiknya utk meraup dukungan masyarakat banyak, gak pernah dia bilang munafik atau tak bermoral..


_____

LIKE and SHARE

.......... BACA SELANJUTNYA