Breaking News
Loading...
Selasa, April 15, 2014

Info Post
MENATA INDONESIA - Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) bersama Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengangkat tangan disela-sela Seminar Internasional dan Rakernas ke-2 KSPI di Jakarta, Kamis (13/2). Prabowo Subianto hadir sebagai salah satu pembicara dalam seminar dengan tema Menata Ulang Indonesia Menuju Negara Sejahtera tersebut. (Warta Kota/adhy kelana/kla) 

JAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengungkapkan, para buruh takut jika Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kembali mengulang kesalahan yang lalu. Dalam hal ini, Said mengingat 'dosa' yang dilakukan mantan Presiden RI Megawati Soekarno Putri saat menjual Indosat pada 2002 silam.

"Ada kekhawatiran dari para buruh saat PDIP berkuasa akan terjadi kesalahan yang sama," ujar Said kepada Tribunnews.com, Minggu (13/4/2014).

Said mengimbau agar pemenang pemilu legislatif dengan suara terbanyak yakni PDIP agar berhati-hati mengambil langkah kebijakan ekonomi. Pasalnya, banyak nasib buruh yang tergantung oleh kebijakan yang diambil PDIP ke depan.

"Saya imbau hati-hati jangan salah langkah lagi seperti dulu," ungkap Said.

Said menambahkan, selain menjual aset negara, PDIP diharapkan harus bersiap menghadapi Asean Economic Community atau Masyarakat Ekonomi Asean (perdagangan bebas). Pasalnya jika PDIP mengusung ekonomi pro pasar saat perdagangan bebas, semua aset negara bisa habis diambil negara tetangga.

"Jangan mengulangi kebijakan pro pasar apalagi saat pasar tunggal Asean tahun depan," papar Said. [tribunnews]


_____

LIKE and SHARE

.......... BACA SELANJUTNYA