Breaking News
Loading...
Jumat, Oktober 24, 2014

Info Post

Presiden Jokowi bilang dia ingin Kabinet Bersih, tapi kenapa Ketua Tim Transisinya yang notabene bertugas menyiapkan Kabinet Bersih itu, Rini M Soemarno, adalah orang yang banyak dibicarakan, sebagai ‘dekat’ atau bersentuhan dengan berbagai kasus korupsi.

 
Jokowi bilang dia ingin Kabinet Bersih. Tapi kenapa dia tidak tahu kalau Rini M Sumarno yang selama dua bulan terakhir paling dekat dengannya, diduga terlibat kasus dugaan korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia atau BLBI, yang sampai hari ini masih KOMA, dan sudah jadi rahasia umum.

Jokowi bilang dia ingin Kabinet Bersih. Jokowi sendiri Mantan Gubernur DKI walau cuma sepotong, dan Rini pernah diperiksa penyidik Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, terkait kasus dugaan korupsi penjualan aset pabrik gula & sawit, PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI). 

Jokowi bilang dia ingin Kabinet Bersih. Untuk orang seperti Jokowi yang sangat sering bicara: “gampang …” (menggampangkan) - seolah dia sudah sangat mempersiapkan diri, kok tidak tahu kalau DPR (Panja) pernah memeriksa Rini Sumarno terkait proses imbal dagang pesawat jet tempur Sukhoi, pesawat helicopter dan peralatan militer dari Rusia, padahal itu pernah sangat ramai diberitakan.

Jokowi bilang dia ingin Kabinet Bersih. Kalau itu betul dia harusnya mencari tahu dulu Rini itu dekat dengan siapa saja, hingga dia tidak akan kecolong tentang fakta, bahwa Ari Sumarno adalah adalah adik Rini M Sumarno, yang adalah pendiri PETRAL sebuah perusaah (haram) di bawah Pertamina yang paling berkuasa atas import Migas dan para mafia migas yang merongrong negeri, memiskinkan rakyat, membuat nelayan kesulitan bahkan untuk melaut. 


Ketua MKRI


_____

LIKE and SHARE

.......... BACA SELANJUTNYA