Breaking News
Loading...
Sabtu, April 18, 2015

Info Post
JAKARTA - Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Robert Blake, mengapresiasi kebijakan Kementerian Komunikasi dan Informatika yang memblokir 22 situs media Islam yang dituduh radikal. Kebijakan itu menurutnya merupakan langkah baik untuk mencegah pengaruh Islam radikal yang sedang marak.


"Pemerintah (Indonesia) punya kewenangan sendiri dalam mencegah peredaran ISIS di negaranya dan saya pikir (blokir) hal yang baik," kata Blake seperti dilansir merdeka.com, Kamis (16/4/2015).

Dikatakannya, perusahaan-perusahaan di negaranya yang kini mengendalikan arus informasi Internet dunia sebetulnya bisa diajak bekerja sama untuk membendung radikalisme dunia maya. Namun karena cakupan luas, dia mengatakan fokus semua negara kini sebaiknya mengatasi meluasnya pengaruh ISIS terlebih dulu.

"Sebenarnya situs tersebut dapat di-block langsung oleh Google sehingga tidak dapat diakses umum. Atau Facebook juga dapat menomaktifkan akun yang ditengarai mengandung unsur radikalisme," lanjutnya.

"Amerika sendiri tidak terlalu mempedulikan media sosial atau situs radikalis. Namun Amerika sangat concern dengan pengaruh ISIS," imbuh Blake. 



_____

LIKE and SHARE

.......... BACA SELANJUTNYA