Breaking News
Loading...
Rabu, Agustus 13, 2014

Info Post


Jakarta - "Jika Indonesia semakin maju, ingatlah para pendahulu dan pejuang bangsa. Mari kita menghormati dan tidak melupakan jasa dan pengorbanan mereka utamanya Veteran RI. Mari kita lanjutkan pengabdian bagi bangsa negara yang tidak mengenal batas akhir. Merdeka!!," ucap Presiden SBY. 

Menggunakan peci veteran sama seperti ribuan veteran yang hadir, Presiden SBY didampingi Ibu Ani memperingati Hari Veteran Nasional ke-65 yang jatuh pada tanggal 10 Agustus namun diperingati pada pagi (11/8) di Gedung Veteran RI, Balai Sarbini Plaza Semanggi, Jakarta Selatan. Semangat dan antusiasme tinggi ditunjukkan dengan ribuan suara tepuk tangan para Veteran RI yang mengiringi kedatangan Presiden SBY dan Ibu Ani ke dalam Gedung.
Perhatikan.. PRILAKU SBY DAN JOKOWI. Hehe.... lucu,,,
Hari Veteran dicanangkan pertama kali oleh Bung Karno pada 10 Agustus 1945 dan sekarang di bawah pemerintahan Presiden SBY dikukuhkan melalui Peraturan Pemerintah No. 67 Tahun 2014 dan Keputusan Presiden No. 30 Tahun 2014 yang menetapkan secara resmi 10 Agustus sebagai Hari Veteran Nasional. Atas rasa cinta dan perhatian Presiden SBY terhadap para pejuang Veteran RI, UU Veteran RI disetujui dalam tempo kurang dari satu bulan yang menjadi produk legislasi tercepat. 
Presiden SBY telah menandatangani segala peraturan perundang-undangan yang terkait dengan turunan dari UU Veteran RI. Mengatur secara rinci hal-hal yang menjadi hak veteran yaitu keringanan membayar pajak bumi dan bangunan, keringanan membayar jasa transportasi milik negara, jaminan kesehatan, keringanan biaya pendidikan, bimbingan usaha kecil menengah, dan hak memperoleh perlindungan hukum.
"Perjuangan dan pengorbanan mereka tercatat abadi," ujar Presiden SBY. Beliau juga mengemukakan bahwa perang adalah jalan terakhir. Kalau cara politik dan diplomasi tidak bisa selesaikan masalah, bagi Indonesia perang harus dilaksanakan jika untuk menjaga kedaulatan NKRI dari Sabang sampai Merauke. "Kedaulatan inilah kapanpun oleh pemimpin Indonesia akan kita namakan sebagai harga mati," ujar Presiden SBY. Turut hadir pula Menhan Purnomo Yusgiantoro, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menhukham Amir Syamsuddin, Menkeu Chatib Basri, dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, dan para atase pertahanan negara sahabat.

_____

LIKE and SHARE

.......... BACA SELANJUTNYA