Breaking News
Loading...
Senin, Juli 14, 2014

Info Post
#PalestineUnderAttack

GAZA - Pada serangan tahun 2008 dan 2009 di Gaza, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menemukan Israel telah menggunakan senjata kimia fosfor putih dalam penyerangan ke sejumlah wilayah sipil. Fosfor putih termasuk senjata terlarang digunakan di wilayah sipil karena bisa menyebabkan luka bakar parah.

Dokter asal Norwegia bekerja di Rumah Sakit Shifa di Gaza, Mads Gilbert, yang sudah bekerja di Gaza bertahun-tahun, menemukan senjata terlarang digunakan oleh militer Israel terhadap rakyat Palestina.


Wakil Menteri Kesehatan Gaza Youssef Abu al-Resh membenarkan bukti itu dengan mengatakan tentara Israel menggunakan senjata terlarang bahan peledak logam berat (DIME) terhadap warga sipil Palestina dalam serangannya beberapa hari belakangan, seperti dilansir situs imemc.org, Ahad (13/7).


"Tim medis telah menemukan sejumlah mayat dan korban luka akibat senjata terlarang DIME. Rumah sakit Gaza dipenuhi korban tewas dan luka. Sekitar 62 persen anak-anak dan perempuan mengalami luka akibat senjata DIME," kata dia.


Senjata DIME menyebabkan korban mengalami panas ekstrem dan luka parah. Beberapa indikasi bisa dilihat dari korban yang bagian anggota tubuhnya putus. Di bagian putusnya organ tubuh itu ada panas ekstrem dan di lokasi kejadian tidak ditemukan pecahan bekas peluru kendali.


Senjata itu memakai hulu ledak mikro yang tidak mudah dilihat mata manusia. Senjata DIME mengandung partikel kecil berbahan kimia. Sejumlah studi dari pemerintah Amerika Serikat menyatakan senjata DIME kerap menimbulkan kanker di laboratorium hewan.

(merdeka)


_____

LIKE and SHARE

.......... BACA SELANJUTNYA