Breaking News
Loading...
Jumat, April 25, 2014

Info Post


[1] – Yahudi telah mengubah-ubah Taurat,
[1] – Begitu pula Syi’ah mereka punya Al Qur-an hasil kerajinan tangan mereka iaitu “Mushaf Fathimah” yang tebalnya 3 kali Al Qur-an kaum Muslimin. Mereka menganggap ayat Al Qur-an yang diturunkan berjumlah 17.000 ayat dan menuduh shahabat menghapuskan sepuluh ribu lebih ayat;
.
——
.
[2] – Yahudi menuduh Maryam yang suci berzina [QS. Maryam: 28];
[2] – Syi’ah melakukan hal yang sama terhadap isteri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, ‘Aisyah Radhiallahu ‘anha sebagaimana yang diungkapkan Al Qummi (pembesar Syi’ah) dalam “Tafsir Al-Qummi (II 34)”
.
.
[3] – Yahudi mengatakan, “Kami tidak akan disentuh oleh Api Neraka, melainkan hanya beberapa hari saja.” [QS. Al-Baqarah: 80] 
[3] – Syi’ah lebih dahsyat lagi dengan mengatakan, “Api Neraka telah diharamkan membakar setiap orang Syiah..” Seperti yang dinyatakan dalam kitab mereka yang dianggap suci “Fashl Kitab (hal.157)”
.
——
.
[4] – Yahudi meyakini, bahwa Allah mengetahui sesuatu setelah tadinya tidak tahu;
[4] – Begitu juga dengan Syiah.
.
——
.
[5] – Yahudi beranggapan, bahwa ucapan “aamiin” dalam shalat adalah membatalkan shalat;
[5] – Syi’ah juga beranggapan yang sama.
.
——
.
[6] – Yahudi itu berkata, “Allah mewajibkan kita lima puluh shalat..”
[6] – Begitu pula dengan Syi’ah.
.
——-
.
[7] – Yahudi keluar dari shalat tanpa salam, cukup dengan mengangkat tangan dan memukulkan pada lutut;
[7] – Syi’ah juga mengamalkan perkara yang sama.
.
——-
.
[8] – Yahudi miring sedikit dari kiblat;
[8] – Begitu pula dengan Syi’ah.
.
——
.
[9] – Yahudi itu berkata, “Tidak layak (tidak sah) kerajaan itu, melainkan di tangan keluarga Daud.”
[9] – Syi’ah berkata, “Tidak layak Imamah itu, melainkan pada ‘Ali dan keturunanannya..”
.
——-
.
[10] – Yahudi mengakhirkan shalat hingga bertaburnya bintang-bintang di langit;
[10] – Syi’ah juga mengakhirkan shalat, sebagaimana Yahudi.
.
——-
.
[11] – Yahudi mengkultuskan Ahbar (‘ulama) dan Ruhban (para pendeta) mereka sampai peringkat ibadah dan menuhankan.
[11] – Syi’ ah begitu pula, bersifat Ghuluw (melampaui batas) dalam mencintai para Imam mereka dan mengkultuskannya hingga di atas kelas manusia.
.
——
.
[12] – Yahudi mengatakan Ilyas dan Finhas bin ‘Azar bin Harun akan kembali (reinkarnasi) setelah mereka bedua meninggal dunia.
[12] – Syi’ah lebih seru, mereka menyuarakan kembalinya (reinkarnasinya) ‘Ali, Al-Hasan, Al-Husain, dan Musa bin Ja’far yang dikhayalkan itu.
.
——-
.
[13] – Yahudi tidak shalat, melainkan bersendirian;
[13] – Syi’ah juga beranggapan yang sama, ini kerana mereka meyakini, bahwa tidak ada shalat berjama’ah, sebelum datangnya “Pemimpin ke-dua belas”, yaitu Imam Mahdi ( Mahdi syiah Beda dg Mahdinya Kaum Muslimin -pen).
.
——-
.
[14] – Yahudi tidak melakukan sujud sebelum menundukkan kepalanya berkali-kali, mirip ruku;
[14] – Syi’ah Rafidhah juga demikian.
.
——-
.
[15] – Yahudi menghalalkan darah setiap muslim.
[15] – Demikian pula Syi’ah, mereka menghalalkan darah Ahlus Sunnah.
.
——-
.
[16] – Yahudi mengharamkan makan kelinci dan limpa dan jenis ikan yang disebut jariudan marmahi;
[16] – Begitu pula orang-orang Syiah.
.
——
.
[17] – Yahudi tidak menghitung Talak sedikitpun, melainkan pada setiap Haid;
[17] – Begitu pula Syi’ah.
.
——-
.
[18] – Yahudi dalam syari’at Ya’qub membolehkan nikah dengan dua orang wanita yang bersaudara sekaligus;
[18] – Syi’ah juga membenarkan penggabungan (dalam akad nikah) antara seorang wanita dengan bibinya.
.
——
.
[19] – Yahudi tidak menggali liang lahad untuk jenazah mereka;
[19] – Syi’ah Rafidhah juga demikian.
.
——-
.
[20] – Yahudi memasukkan tanah basah bersama-sama jenazah mereka dalam kain kafannya;
[20] – Demikian juga Syi’ah Rafidhah.
.
——
.
[21] – Yahudi tidak menetapkan adanya jihaad, hingga Allah mengutus Dajjal;
[21] – Syi’ah Rafidhah mengatakan, “Tidak ada jihad, hingga Allah mengutus Imam Mahdi datang.”
.
Dinukil dari :


_____

LIKE and SHARE

.......... BACA SELANJUTNYA